Sinopsis Singkat Film Ghajini (2008)


Ghajini termasuk film bergenre thriller psikologi, yang rilis pada tanggal 25 Desember 2008. Rupanya film ini remake dari film telugu dengan judul yang sama, sutradara yang sama yaitu A.R Murugadoss, dan pemeran utama wanita yang sama yaitu Asin. Tetapi tidak untuk pemeran utama pria, dimana film ini dibintangi oleh aktor tenar bollywood, Aamir Khan.

Faktanya, film ini terinspirasi dari film Memento yang disutradarai oleh Christopher Nolan. Untuk biaya produksi dan memasarkan film ini menghabiskan anggaran sebanyak USD 7,1 juta. Meski besar banget akan tetapi film ini sangat fantastis dalam meraup pendapatan. Laporan analisis perdagangan, film ini meraup pendapatan sebanyak USD 30 juta. Wow!

Jumlah yang sangat banyak, kan? Maka dari itu film ini berhasil meraih prediket film Bollywood terlaris pada tahun 2008, dan sempat juga sepanjang masa sebelum akhirnya ditumbangkan oleh film Aamir yang lain yaitu 3 Idiots, 2009.

Sinopsis Singkat Film Ghajini (2009)


Sunita (Jiah Khan) adalah seorang mahasiswi kedokteran yang sedang mengerjakan proyek tentang otak manusia dengan teman-teman sekelasnya. Namun aksesnya ditolak oleh profesornya pada kasus yang bikin dia sangat penasaran, yaitu tentang Sanjay Singhania (Aamir Khan), seorang pria yang dilaporkan mengalami amnesia anterograde, itu lantaran Sanjay masih berada di bawah penyelidikan atas berbagai tindakan kriminal, namun Sunita memutuskan dengan berani menyelidiki masalah itu sendiri.

Kemudian terungkaplah bahwa Sanjay kehilangan ingatannya setiap 15 menit. Sehingga Sanjay menggunakan sistem foto, catatan, dan tato di tubuhnya untuk memulihkan ingatannya setelah setiap siklus untuk mengingatkan dirinya kembali akan misinya, Yaitu, membalaskan dendam kematian kekasih hatinya, Kalpana (Asin).

Sanjay secara sistematis telah membunuh orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan itu. Dengan sasaran utamanya adalah Ghajini Dharmatma (Pradeep Rawat), seorang Tokoh Masyarakat terpandang di kota, dan orang itulah yang secara langsung bertanggung jawab atas kematian Kalpana dan derita yang dialami oleh Sanjay.

Inspektur polisi Arjun Yadav (Riyaz Khan) melacak Sanjay ke apartemennya dan menemukannya jatuh pingsan. Yadav tanpa sengaja menemukan dua buku harian di mana Sanjay telah mencatat peristiwa tentang hidupnya dari tahun 2005 s/d 2006.

Yadav membaca buku harian tahun 2005 sehingga kisahnya flashback.

Sanjay Singhania adalah CEO perusahaan telepon seluler, Air Voice. Dalam menjalankan bisnisnya, dia mengirim beberapa anak buahnya untuk bertemu Kalpana, seorang model iklan yang berjuang keras di Mumbai, untuk mendiskusikan pemasangan papan iklan di atas apartemennya.

Mencuri dengar pembicaraan mereka, pemilik agency periklanan tempat Kalpana bekerja telah salah mengartikannya yang menduga bahwa ini adalah masalah asmara. Lalu, bila saja Air Voice menjadi salah satu kliennya tentu sangat menguntungkannya, maka dia mendorong Kalpana untuk menerima tawarannya.

Di satu sisi, Kalpana awalnya kaget dan menganggapnya lelucon, tapi mengingat karir modelnya tak kunjung membaik, dia pun mencoba mengambil keuntungan dari situasi tersebut dengan mengatakan bahwa dia adalah pacar Sanjay. Mencoba mengklarisifikasi rumor yang telah beredar, Sanjay datang menemui Kalpana, pandangan pertama dan bertemu untuk pertama kali Sanjay merasakan degup jantung yang tak biasa kepada Kalpana.

Lalu, karena Sanjay tidak ingin Kalpana malu dan juga PDKT dengannya, Sanjay menyembunyikan identitasnya dan memperkenalkan dirinya sebagai Sachin. Setelahnya, keduanya mulai menghabiskan waktu bersama.

Dalam buku harian yang dibaca oleh Yadav, kisahnya berakhir dengan Sanjay melamar Kalpana dan berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia akan mengungkapkan identitas aslinya jika Kalpana menerimanya.

Saat Yadav akan membaca buku harian tahun 2006, Sanjay terbangun dan menyerangnya, mengikatnya. Di tempat lain, Ghajini telah menyadari bahwa ada seseorang yang berusaha membunuhnya, tetapi dia tidak tahu siapa orangnya. Saat Sunita mengunjungi flat (apartemen) Sanjay dan terkejut mengetahui rencana jahat Sanjay yang akan membunuh Ghajini. Sunita mengambil kedua buku harian Sanjay dan terkejut lagi saat melihat Yadav yang babak belur dan diikat, dia lalu membebaskannya.

Saat itu juga, Sanjay tiba-tiba muncul, akan tetapi dia tidak ingat salah satu dari mereka dan mengusir mereka. Yadav ditabrak bus saat dia melarikan diri karena ketakutan dan Sunita, percaya Ghajini adalah orang baik yang dalam bahaya besar, lantas dia memberitahu Ghajini tentang niat jahat Sanjay.

Ghajini menuju flat Sanjay dan menghancurkan semua foto dan catatan Sanjay, serta tato di tubuh Sanjay, sehingga Sanjay tidak memiliki apa pun lagi yang membantunya memulihkan ingatannya. Sementara itu, Sanjay sudah tahu bahwa Sunita yang memberitahu Ghajini tentangnya, lantas dia pergi ke asrama putri untuk membunuhnya, tapi segera Sunita memanggil polisi dan Sanjay ditangkap.

Sunita merasa aman dan di asrama mulai membaca buku harian, maka kisahnya flashback lagi ke tahun 2006.

Kalpana menerima lamaran Sanjay, tulisan awal buku harian tersebut. Selanjutnya, Sunita melanjutkan membacanya. Dimana Kalpana ketika sedang melakukan perjalanan ke Goa dalam urusan pekerjaan, tak sengaja dia bertemu dengan 25 gadis remaja tak berdosa yang akan diperdagangkan. Lalu, dia menyelamatkan dan membebaskan gadis-gadis itu dengan bantuan beberapa tentara dari kereta api, dan diketahui bahwa Ghajini adalah bos besarnya dalam sindikat tersebut.

Merasa bisnisnya telah diganggu, Ghajini murka, maka dia dan beberapa premannya mendatangi apartemen Kalpana untuk membunuhnya. Sanjay yang sangat khawatir sebelumnya tiba di apartemen, dia menemukan Kalpana telah ditikam. Tak pelak, Ghajini juga memukul kepala Sanjay dengan batang besi. Saat Sanjay masih sadar, dia sempat menyaksikan Ghajini dengan sangat brutal menghabisi nyawa kekasihnya, Kalpana dengan batang besi. Adapun kata terakhir yang diucapkan Kalpana kepada Sanjay adalah "Ghajini."

Setelah membaca buku harian tersebut, Sunita kini sadar kebenaran yang sebenarnya, lalu dia beranjak menjumpai Sanjay di rumah sakit dan mengatakan yang sebenarnya. Sanjay yang dalam dadanya membara api kemarahan segera melacak keberadaan Ghajini dengan bantuan Sunita.

Sanjay dengan penuh amarah menghabisi semua berandalan Ghajini. Menyadari Sanjay terlalu kuat baginya, Ghajini melarikan diri. Tapi saat Sanjay kehilangan ingatannya lagi, dia lupa siapa itu Ghajini. Dalam kesempatan itu, Ghajini menusuk Sanjay dan mengejeknya dengan kisah mengerikan tentang bagaimana dia telah menghabisi Kalpana sampai tak bernyawa.

Lalu, Ghajini pun ingin membuat Sanjay memutar kembali pengalaman tragisnya dengan membunuh Sunita persis dengan cara yang sama. Lantas Sanjay seketika mendapatkan memorinya saat-saat Kalpana dibunuh, dia bangkit dan dengan sangat bengis menghajar dan menghabisi Ghajini dengan cara yang sama Ghajini telah membunuh Kalpana.

Trailer Film Ghajini (2008)

advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()