Sinopsis Singkat Film Kick (2014)


Kick dibintangi aktor berhati emas, Salman Khan dan si cantik mantan Miss Srilanka 2006, Jacqueline Fernadez. Juga didukung aktor lulusan studi S2-nya di Melbourne, Australia, jurusan Manajemen Bisnis, Randeep Hooda.

Film ini rilis pada tanggal 25 Juli 2014, dengan biaya produksi sebesar Rs 100 crore (USD 16 kuta) dan telah berhasil meraup pendapatan sebanyak Rs 366 crore (USD 60 juta). Sehingga termasuk salah satu dari 10 film bollywood terlaris sepanjang masa.

Kick diproduseri dan disutradarai Sajid Nadiadwala di bawah label Rumah Produksinya sendiri, Nadiadwala Grandson Entertainment. Film ini termasuk bergenre action-romantis yang mengisahkan seorang pria bernama Devi Lal Singh diperankan oleh Salman Khan.

Sinopsis Singkat Film Kick (2014)

Shaina Mehra (Jackqueline Fernandez) adalah seorang psikiater yang tinggal di Warsawa, Polandia. Ayahnya, Brijesh Mehra membawa proposal (lamaran) pernikahan dan memintanya untuk bertemu Himanshu Tyagi (Randeep Hooda). Himanshu dan Shaina bertemu di kereta api, dimana Shaina bercerita tentang bahwa ia memiliki mantan pacar, Devi Lal Singh (Salman Khan), dan berbagi pengalaman gilanya ketika bersama Devi.

Devi adalah seorang pria yang cerdas dan suka berpetualang yang selalu mencari "kick (tendangan)" dalam hidupnya. Shaina bertemu Devi, ketika dia mencoba membantu temannya Vidhi kawin lari dengan kekasihnya yang adalah teman Devi. Devi membuat mereka menikah di sebuah kuil, tetapi juga membantu ibunya agar mengikuti mereka sampai ke kuil hanya untuk "kick".

Singkat cerita, Shaina bertemu ayah Devi, Ratan Lal Singh, dan ibunya, Rati Lal Singh. Devi dan Shaina berkencan dan saling jatuh cinta. Atas saran Shaina, agar Devi mau menerima pekerjaan di laboratorium kimia, tetapi Devi mengundurkan diri hanya dalam beberapa hari karena dia merasa kurang "tendangan". Shaina menegurnya dan akhirnya mereka putus cinta.

Himanshu, seorang perwira polisi, berbagi pengalamannya dengan seorang pencuri yang dia sangat benci, karena dia tidak dapat menghentikannya. Sang perampok, dengan sebutan "Iblis", menargetkan orang-orang kaya yang terkait dengan Shiv Gajra, seorang pengusaha korup, dan akan merampok mereka. Perampoknya tidak lain adalah Devi.

Ketika Himanshu tidak berhasil menangkap Iblis, Devi menghubungi Himanshu dan merujuk kepadanya bahwa dia adalah seorang mitra dan menghina Himanshu dengan menyebutnya seorang pecundang yang sebenarnya itu adalah petunjuk yang diberikan Devi kepada Himanshu.

Suatu ketika Shaina melihat Devi di Polandia yang datang untuk melakukan perawatan setelah kehilangan ingatannya dalam suatu kecelakaan. Shaina menawarkan untuk menangani penyakit yang diderita Devi dan membawanya pulang ke rumah.

Devi bertindak kehilangan ingatannya, yang rencana sebenarnya adalah untuk berteman dan menipu Himanshu dan merampok Shiv, yang akan datang ke Polandia. Devi datang dalam sebuah acara amal dan untuk merampok Shiv, tetapi Himanshu dan Shaina mengetahui identitas Devi yang sebenarnya dan Devi pun melarikan diri.

Himanshu memperingatkan Devi bahwa dia akan dibunuh, tetapi Devi mengatakan bahwa dia akan merampok dana pesta besar pada 14 November. Bahkan Devi menantang Himanshu untuk membunuhnya pada tanggal 14, kalau tidak Devi akan berdiri di depannya pada 15 November, dan dia tidak akan bisa melakukan apa-apa.

Dalam kilas balik, diungkapkan oleh Ayah Devi, Devi merampok para orang kaya dengan motif beramal baik. Ayah Devi mengatakan pada Shaina bahwa putranya melakukan perampokan untuk membantu anak-anak miskin yang menderita penyakit. Itu berawal Devi berusaha keras menyelamatkan seorang gadis bernama Jhumki setelah membaca sepucuk surat di tangan orang tuanya yang meninggal karena bunuh diri.

Lalu seorang dokter mengatakan kepadanya bahwa beberapa anak menderita penyakit yang amat parah dan segera perlu bantuan, lantas Devi bertekad membantu dan menyelamatkan mereka dengan merampok untuk mendapatkan uang biaya perawatan mereka, pun tindakan yang dilakukannya akan memberikannya banyak "tendangan".

Pada 14 November, setelah berhasil menghajar semua kaki-tangan Shiv, Devi kemudian membunuh Shiv. Himanshu mengejar dengan beberapa petugas dan berkesempatan menembak Devi, tetapi tiba-tiba anak-anak menghalanginya. Bertepatan 14 November adalah Hari Anak, dan anak-anak yang sakit berdoa keselamatan untuk Devi dan Himanshu baru menyadari bahwa perampokan itu untuk anak-anak.

Pada 15 November, Devi bergabung dengan kepolisian untuk menangkap Iblis. Dia tiba di kantor polisi dan berdiri di samping Himanshu, yang tidak dapat berbuat apa-apa dalam situasi itu. Himanshu dicopot dari kasus tersebut dan dialihkan kepada Devi, yang sekarang menjadi polisi. Devi kemudian mengucapkan terima kasih kepada Himanshu, mengatakan bahwa dia tidak pernah menentangnya, tetapi dia menentang sistem yang korup.

Trailer Film Kick (2014)

advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()