Lirik Lagu Bulleya (OST. Ae Dil Hai Mushkil) Dan Terjemahannya


Adapun lagu Bulleya dinyanyikan berenergi banget oleh Amit Mishra dan Shilpa Rao, dimana lagu ini salah satu dari soundtrack Ae Dil Hai Mushkil (2016) - yang dibintangi oleh Ranbir Kapoor, Anushka Sharma dan Aishwarya Rai Bachchan

Vokal Amit yang powerful banget dengan penjiwaan yang dalem banget membuat lagu ini akan mampu menggetarkan siapa saja yang mendengarnya. Apalagi, dikombinasikan dengan suara lembut dari Shilpa yang tentu saja membuat lagu ini juga indah di telinga.

Lirik Lagu Bulleya Dan Terjemahannya


Meri Rooh Ka Parinda Phadphadaaye
(Burung penjelmaan jiwaku terbang mengepakkan sayap)

Lekin Sukoon Ka Jazeera Mil Na Paaye
(Namun tak kunjung ia jumpai tanah kedamaian)

Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
(Kuharus berbuat apa, kuharus berbuat apa)

Ek Baar Ko Tajalli Toh Dikha De
(Sekali saja tunjukkanlah berkas cahayamu)

Jhoothi Sahi Magar Tasalli Toh Dila De
(Meskipun palsu namun berilah aku penghibur hati)

Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
(Kuharus berbuat apa, kuharus berbuat apa)

Raanjhan De Yaar, Bulleya
(Wahai kawan para pencinta, Bulleya)

Sun Le Pukaar, Bulleya
(Dengarlah panggilan ini, Bulleya)

Tu Hi Toh Yaar, Bulleya
(Hanya kau kawanku, Bulleya)

Murshid Mera, Murshid Mera
(Oh pemandu spiritualku)

Tera Mukaam, Kamle
(Tempat tinggalmu, oh si Sinting)

Sarhad Ke Paar, Bulleya
(Ada di seberang perbatasan, Bulleya)

Parvardigaar, Bulleya
(Tuhan Yang Maha Memelihara, Bulleya)

Haafiz Tera, Murshid Mera
(Dia adalah pelindungmu, oh pemandu spiritualku)

Raanjhan De Yaar, Bulleya
(Wahai kawan para pencinta, Bulleya)

Sun Le Pukaar, Bulleya
(Dengarlah panggilan ini, Bulleya)

Tu Hi Toh Yaar, Bulleya
(Hanya kau kawanku, Bulleya)

Murshid Mera, Murshid Mera
(Oh pemandu spiritualku)

Tera Mukaam, Kamle
(Tempat tinggalmu, oh si Sinting)

Sarhad Ke Paar, Bulleya
(Ada di seberang perbatasan, Bulleya)

Parvardigaar, Bulleya
(Tuhan Yang Maha Memelihara, Bulleya)

Haafiz Tera, Murshid Mera
(Dia adalah pelindungmu, oh pemandu spiritualku)

Main Kabul Se Mitti Titli Ki Tarah Muhajir Hoon
(Aku bagaikan kupu-kupu yang hijrah dari tanah Kabul*)

*Kabul adalah nama ibukota Pakistan

Ek Pal Ko Thehroon, Pal Mein Udd Jaaoon
(Sesaat kuberhenti, saat berikutnya kuterbang pergi)

Ve Main Taan Hoon Pagdandi Labhdi Ae Jo Raah Jannat Di
(Aku bagaikan jalan kecil yang mencari jalan besar menuju surga)

Tu Mude Jahaan Main Saath Mud Jaaoon
(Ke mana kau berbelok, kuikut berbelok bersamamu)

Tere Karwaan Mein Shaamil Hona Chaahoon
(Kuingin turut serta dalam kafilahmu)

Kamiyaan Taraash Ke Main Kaabil Hona Chaahoon
(Setelah membabat segala nista, kuingin menjadi orang yang berharga)

Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
(Kuharus berbuat apa, kuharus berbuat apa)


Raanjhan De Yaar, Bulleya
(Wahai kawan para pencinta, Bulleya)

Sun Le Pukaar, Bulleya
(Dengarlah panggilan ini, Bulleya)

Tu Hi Toh Yaar, Bulleya
(Hanya kau kawanku, Bulleya)

Murshid Mera, Murshid Mera
(Oh pemandu spiritualku)

Tera Mukaam, Kamle
(Tempat tinggalmu, oh si Sinting)

Sarhad Ke Paar, Bulleya
(Ada di seberang perbatasan, Bulleya)

Parvardigaar, Bulleya
(Tuhan Yang Maha Memelihara, Bulleya)

Haafiz Tera, Murshid Mera
(Dia adalah pelindungmu, oh pemandu spiritualku)

Raanjhana Ve, Raanjhana Ve
(Oh kekasih, oh kekasih)

Jis Din Se Aashna Se Do Ajnabi Hue Hain
(Sejak kita berubah dari sepasang kekasih menjadi dua orang asing)

Tanhaaiyon Ke Lamhe Sab Multavi Hue Hain
(Semua masa-masa kesendirian telah tertangguhkan)

Kyun Aaj Main Mohabbat Phir Ek Baar Karna Chaahoon, Haan
(Lalu mengapa hari ini kuingin jatuh cinta lagi, ya)

Yeh Dil Toh Dhoondhta Hai Inkaar Ke Bahaane
(Hati ini mencari alasan untuk mengingkarinya)

Lekin Yeh Jism Koi Paabandiyan Na Maane
(Namun tubuh ini tak ingin dikekang)

Mil Ke Tujhe Bagaawat Khud Se Hi Yaar Karna Chaahoon
(Ingin rasanya kumenemuimu dan memberontak pada diriku sendiri)

Mujh Mein Aggan Hai Baaki, Aazma Le
(Masih ada bara asmara tersisa dalam diriku, cobalah kau uji)

Le Kar Rahi Hoon Khud Ko Main Tere Hawaale
(Kubawa diriku sendiri untuk kuserahkan kepadamu)

Ve Raanjhana, Ve Raanjhana
(Oh kekasih, oh kekasih)

Raanjhan De Yaar, Bulleya
(Wahai kawan para pencinta, Bulleya)

Sun Le Pukaar, Bulleya
(Dengarlah panggilan ini, Bulleya)

Tu Hi Toh Yaar, Bulleya
(Hanya kau kawanku, Bulleya)

Murshid Mera, Murshid Mera
(Oh pemandu spiritualku)

Tera Mukaam, Kamle
(Tempat tinggalmu, oh si Sinting)

Sarhad Ke Paar, Bulleya
(Ada di seberang perbatasan, Bulleya)

Parvardigaar, Bulleya
(Tuhan Yang Maha Memelihara, Bulleya)

Haafiz Tera, Murshid Mera
(Dia adalah pelindungmu, oh pemandu spiritualku)

Raanjhan De Yaar, Bulleya
(Wahai kawan para pencinta, Bulleya)

Sun Le Pukaar, Bulleya
(Dengarlah panggilan ini, Bulleya)

Tu Hi Toh Yaar, Bulleya
(Hanya kau kawanku, Bulleya)

Murshid Mera, Murshid Mera
(Oh pemandu spiritualku)

Tera Mukaam, Kamle
(Tempat tinggalmu, oh si Sinting)

Sarhad Ke Paar, Bulleya
(Ada di seberang perbatasan, Bulleya)

Parvardigaar, Bulleya
(Tuhan Yang Maha Memelihara, Bulleya)

Haafiz Tera, Murshid Mera
(Dia adalah pelindungmu, oh pemandu spiritualku)

^_^

Catatan : Bulleya adalah nama panggilan seorang penyair sufi terkenal yang bernama asli Abdullah Shah, atau biasa juga dikenal dengan nama Bulleh Shah. Karya-karyanya sangat populer melintasi semua batas dan agama. Baik Islam, Hindu dan Sikh, mereka mengagumi dan menggilai syair-syairnya hingga saat ini.
advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()