17 Fakta Mengejutkan Tentang Film Taare Zameen Par (2007) Yang Mungkin Belum Kamu Tahu


Taare Zameen Par dirilis pada tahun 2007, dimana film ini berhasil menyentuh hati yang paling dalam dan membuat tercengang para penonton menyaksikan kondisi Ishaan (Darsheel Safary) yang selalu dibilang anak bodoh, padahal kenyatannya ia sedang menderita penyakit Disleksia.

Darsheel Safary yang berperan sebagai Ishaan berusia 8 tahun, dengan sempurna menggambarkan kondisi seorang anak yang menderita gangguan mengenali huruf dan membaca.

Disutradarai oleh Aamir Khan, film ini telah mengubah persfektif orangtua -  anak selamanya dan pada saat yang sama juga telah mengajarkan kita pelajaran yang tak ternilai harganya.

Film ini sukses di Box Office dan masih terukir indah diingatan para penonton, itu lantaran film ini memiliki kekuatan sihir dan daya tarik emosional yang bikin penonton tersayat-sayat dan terkagum-kagum sekaligus, bahkan itu tidak peduli dari kalangan usia berapa penontonnya.

2018, Taare Zaman Par menginjak usia 11 tahun terhitung sejak dirilis, yuk! kita simak beberapa fakta mengejutkan tentang film ini yang mungkin kamu belum tahu.

1. Faktanya, Salman Khan yang memberikan saran judul film ini kepada Aamir ketika mereka bertemu dalam sebuah pesta.

2. Aamir Khan secara khusus meminta izin kepada Amitabh Bachchan untuk menggunakan pengalaman putranya, Abishek Bachchan (yang juga menderita disleksia) dalam film ini.

Referensi yang dibuat dalam hal ini (disleksia) adalah Abishek Bachchan, salah satu bintang paling sukses di bollywood dengan film seperti Seri Dhoom, telah berhasil mengatasi disleksia yang pernah dialaminya semasa kanak-kanak.

3. Amole Gupte telah didaulat akan mengarahkan film ini, tetapi baru saja seminggu setelah diumumkan posisinya telah digantikan oleh Aamir Khan - yang mana Aamir diketahui tidak terlalu yakin kemampuan Gupte dalam mengarahkan film ini.

4. Film ini berhasil membawa pulang banyak trofi dari ajang penghargaan bergengsi bollywood, seperti trofi dari Filmfare Award untuk kategori Film Terbaik dan dari National Film Award untuk kategori Film Terbaik tentang keluarga sejahtera.

Selain itu, film ini juga resmi didaftarkan menjadi wakil sinema India untuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik dalam ajang Academy Awards tahun 2009, tapi sayang tidak masuk nominasi.

5. Darhseel Safary sehari-hari tergabung dalam kelompok tari Shiamak Davar. Lantas, pada salah satu kelas tari, Dharseel melihat poster yang berbunyi, "Berburu seorang anak nakal. Jika kamu terpilih maka akan mendapatkan kesempatan main film bareng Aamir Khan." Usai membacanya, Darsheel berfikir itu sangat keren jika bisa menjadi bagian dari film Aamir. Apalagi Amole Gupta yang kerap mengunjungi kelas tari tersebut mengaku kagum melihat penampilan Darsheel dan memintanya untuk ikut audisi.

6. Lengser dari kursi sutradara, Amole Gupta tetap terlibat mengerjakan film ini tetapi sebagai penulis naskah dan sutradara kreatif. Bukan itu saja, kebanyakan lukisan atau gambar menarik yang dibuat Ishaan di film ini sebenarnya adalah hasil karya tangannya.

7. Darsheel Safary ketika terpilih memerankan Ishaan di film ini otoritas Sekolah tempat Darsheel menimba ilmu sempat tidak memberikan izin. Lantas Aamir Khan secara pribadi mendatangi sekolah Darsheel dan mencoba meyakinkan Kepala Sekolah dan pejabat lainnya bahwa studi Darsheel tidak akan terhambat. Juga, dikabarkan Aamir merogoh koceknya sendiri untuk membiayai uang SPP Darsheel sehingga ia dapat ikut melaksanakan ujian tahun itu dan menutupi seluruh biaya pendidikannya di sana.


8. Di film ini ada adegan ketika Ayahnya, Vivin Sharma menampar Darsheel, pada saat syuting Vivin ragu-garu melakukannya dan tidak bisa menamparnya dengan tepat saat Darsheel akan mulai ketawa. Aamir akhirnya memberikan solusi, dimana ia menggantikan Vivin dengan cara memakai pakaian Vivin dan kamera mengambil gambarnya dari punggung belakangnya.

9. Film ini diduga didasarkan pada film kisah nyata, dan ya! kebanyakan orang menganggap ini adalah asli film masterpiece yang diarahkan oleh Aamir Khan. Tapi, sebaiknya deh Aamir atau pun kamu yang tidak percaya fakta ini harus segera menonton film Tiongkok yang berjudul Tutor dalam Bahasa Inggris.

10. Lukisan gambar wajah Ishaan yang dibuatnya di akhir film ini sebenarnya adalah karya Samir Mandal. Kabarnya, ada 3 (tiga) lukisan yang dibuatnya dan diberikannya kepada Aamir gratis untuk film ini. Padahal ya, harga normal lukisannya antara 1 s.d 7 lakh atau 20 juta s.d 144 juta tupiah. Wow! Mahal banget, ya!

11. Selain menjadi sutradara, Aamir juga ikut membintangi film ini berperan sebagai Guru Seni di sekolah Ishaan. Pun nama karakter yang digunakannya adalah Nikumbh, nama yang unik dan asing didengar telinga pecinta film bollywood. Tapi tahukah kamu bahwa nama tersebut sebenarnya adalah nama Amole Gupta sebagai Guru Seni.

12. Aamir menyebut nama Abishek Bachchan dalam film ini sebagai bintang film sukses dengan film blockbusternya, Dhoom (2004). Pun seperti kita tahu pada tahun 2013, Aamir beradu akting dengan Abishek dalam Dhoom 3 (2013), seri ketiga film tersebut.

13. Awalnya Amole Gupta dan istrinya menulis kisah film ini dalam bentuk cerita pendek dan mereka akhirnya mengembangkannya dalam bentuk skenario film yang memakan waktu selama 7 (tujuh) tahun.


14.  Film ini pun sebenarnya akan menggunakan judul yang sama dengan cerita pendeknya yaitu High Jump, itu dianggap pas lantaran karakter Ishaan di film ini dalam kelas olahraga tidak pernah mampu melompat tinggi seperti anak-anak lainnya.

15. Syuting film ini dilakukan selama libur musim dingin di New Era High School, nah! teman-teman sekolah Ishaan yang digambarkan di film ini terpaksa melewatkan hari-hari libur mereka karena keterlibatan mereka syuting di film ini.

16. Dalam mengembangkan skenario film dan mendalami karakter Ishaan, Amole dan istrinya melakukan penelitian dan mengamati perilaku anak-anak penderita disleksia secara serius.

17. Pun perlu kamu tahu, sebelum film ini Aamir telah bekerja bareng dengan anak-anak sebanyak 2 (dua) kali, yaitu Hum Hain Rahi Pyaar Ke (1993) dan Akele Hum Akele Tum (1997). Menurutnya, sangat menyenangkan bisa bekerja dengan anak-anak dan sebenarnya dalam diri kita juga sebagai orang dewasa terdapat jiwa seorang anak-anak. Taare Zameen Par unik karena kisahnya.
   
Yuk! SHARE artikel ini via Facebook atau Twitter kamu. Dan jangan lupa, LIKE Halaman Facebook dan FOLLOW Twitter kami juga, ya!
advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()